breathless

life is not about breathing, that’s for sure.
hehehe… gua masih sama kayak 6 bulan yang lalu. masih spoiler, masih clumsy, masih panikan, masih gak sabaran, masih pembosan, masih gak akur sama nyokap, dan banyak lagi aib-aib lainnya, hehe..
but, i decide to be grateful *for the multiple times*. berusaha, walaupun sulit.
berusaha menikmati hari2 gua, karena mungkin gua akan merindukannya nanti.
berusaha menikmati prosesnya, bukan hasil akhirnya. karena Paulo Coelho (pengarang favorit gua, selaen ANdrea Hirata) menuliskan, “it’s the journey, not the destination.”
misalnya aja pas gua bikin skripsi yang bikin gua frustasi dan teramat sangat tertekan. sekarang gua malah merindukan saat-saat ketika gua memotivasi diri gua kalo gua bisa lulus dalam waktu 5 bulan kurang, dan ternyata dengan keringat dan air mata, Tuhan menjawab doa gua.
gua ga mau kehilangan momen-momen dalam hidup gua, yang pahit apalagi yang manis. saat gua bersama temen-temen gua yang sekarang udah pergi mengejar ambisinya masing-masing. menikmati momen saat gebetan gua ada di deket gua, walaupun gua tau harapan gua tipis, bahkan hampir ga ada. menikmati saat-saat gua bikin kesalahan, karena gua berharap gua gak akan mengulanginya lagi.
yang pasti dalam kamus gua sekarang, ga ada yang namanya safe level apalagi comfort zone. ketika gua hidup nyaman, itu artinya gua akan berhenti belajar. gua ga mau stuck di satu tempat, sedangkan banyak banget hal yang pengen gua lihat dan banyak bgt tempat yang pengen gua jelajahi.
gua ga tau kapan kaki gua akan berhenti melangkah, enjoy ajah 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s