blew out the candles

Β me and ellen ^_^

My sister’s bday is today. Actually, I have so many events this week and I have to make a way to celebrate it, and even it was not the day but 3 days afterwards. Then I remember my bday, just a month before. so sad, I even blew the candles by myself. no one bother to stay for one night or just come home to her real house. Yeah, a birthday is not a very special moment in our family. we just having a dinner then bring a cake (if there’s any).

but, I don’t know why I could be so mellow with my 23rd bday. Maybe because I have brought the cake with enormous efforts or maybe I just have an over-expectation. Anyway, bday come each year, so I still had a chance to have a special bday…. I just have a little thought how to make my sister does not feel the same way as I do. I don’t know how….. I have send her a SMS, and I hope it’s enough. No, I know it’s not enough but I cannot think any other now….

forever young : )

lucu deh apa yang terjadi beberapa hari ini. pertama, gw fitness dan lighter : ). berat badan sih kayanya belum turun, hiks… cuma gw ngerasa lebih sehat dan fit aja…. kaki lbh kuat dan lebih pede aja gitu. tapi sebelnya, kalo jaman kuliah dulu biasanya perut duluan yang mengempes, sekarang malah tangan gw yang mengecil, huhuhu… apa tandanya gw mulai menua ya, jadi semua timbunan lemak lari ke perut 😦

anyway, gw baca note dari bagus, temen gw. judulnya “forever young”. lucu deh, dia ngomongin soal maturity… jujur aja gw juga ngalamin masalah yang sama di kantor. lo tau sendiri kans, gw tuh kalo baru2 pasti jaim abis.. tapi lama2 keliatan aslinya, hehehe… and it looks like they were shock and in the mean time, I went out-of-control. itu sih masalah gw, gw harus bisa ngontrol gimana caranya utk tetap jadi pribadi yang periang tanpa jadi berlebihan. gw emang orangnya spontaneous banget…. hiks…. makanya gw kadang jadi shock pas temen2 gw mengkritik gw. awalnya gw marah, tapi kemudian gw tenang, dan berusaha utk beranjak dewasa. kritik itu kan buat masukan kita dan semoga aja gw bener2 bisa berubah : )

hmmm, temen kantor gw baru jadian niy… cowoknya cuco-em… hehehe, mereka dijodohin loh sama ortu masing2, dan ternyata klooop, hehehehe… pengen donnngs : )
gw sekarang jadi interest sama bule niy sejak ke bali. gile, kalo ngeliat cowo bule di bali yang macho dan badannya yang keren, cowo2 indonesia dan sebangsa gw lewaaaat semua, hehehehe… but eniwei, cowo bule ganteng kan punya standard yaaahh, hhaahhaha… enggalah, as a mature lady (hueeekss..), gw ga mau nilai cowo dr tampangnya, sama seperti gw gak mau dinilai dr tampang gw doang. secara gw udah kenal banyak cowo ganteng yang playboy, brengsek, dan aneeehhhh! ya Tuhan, semoga pacar gw nanti gak aneh2 yaaahhh… amin ;p

mad money

keadaan moneter amburadul kaya begini, enaknya ngapain ya…

inflasi meroket, tandanya duit lo di bank nilainya akan terus merosot dan lo harus cari bunga bank which is above the inflation rate. sulit buat gw, karena gw gak pengen melakukan long-term investment. apapun investasi gw, harus lah liquid, alias bisa gw cairkan kapanpun gw butuh. I have to be prepared kans…. pengen beli mata uang asing, semua orang being oportunist… rate jadi ga masuk akal… koran udah bukan patokan lagi.. huaaahhhh!!!!! temen gw bilang, believe at Sri Mulyani… can I?

tenang2… jangan panik, itu kuncinya. yaaahhh, gw gak tau deh, jalanin aja apa yang di depan mata, toh gw juga lagi gak pengen berinvestasi di pasar, walaupun sebenernya gw punya basic ilmu finance dan makro ekonomi. huaaaa, senangnya kuliah ekonomi πŸ˜€

hoaaaeeemmm… gw bosen banget…. eventhough I have moving on with my life, making new friends di kos, enjoying office environment (which is really enjoyable sih sebenernya, except one thing, ahahahahaha… shut up!), and enjoying my sweat!!! Olahraga tuh bener2 menyenangkan… apalagi maen bulutangkis! it gave you a positive spirit and fresher mind, walaupun tangan dan kaki sakit2….

nonton DVD Mamamia aaahhhh! ciao!

hike the world

hari ini gw buka facebook, tadinya berniat nyari message dari temen2 UBW gw tentang job fair ITB, hihihihi…. taunya gw malah baca semua thread dari mereka. ternyata ada 3 temen gw yang sekarang officially kuliah di perancis (yang satu baru mau berangkat desember sih). wahhh, gw ikut seneng dan lalu memutar leher gw 90 derajat, directly to myself. pantesan aja selama ini gw ngerasa unhappy, incompleted. apa sih yang terjadi sama gw skrg ini? padahal 2 tahun yang lalu gw masih bernafsu ‘mengejar matahari’, berlari walau kadang tertatih. gua ga peduli walaupun gua jatuh dan memar, karena gua akan berlari lebih kencang utk mengejar sang surya.

lucunya, segala sesuatu emang gak di tangan kita, tapi ada yang ngatur. dunia ini seperti roda yang berputar dan kemudian menjungkir balikan hidup gw. gw berusaha bangkit, mengerahkan seluruh kekuatan gw, seperti marmut yang ingin keluar dari kandang sempitnya. tapi gw mental dan mental lagi. sampai akhirnya gw merasa lelah dan berusaha lebih santai. berusaha berpikir bahwa kandang gw gak sejelek itu. kandang gw sudah dilengkapi dengan segunung makanan dan satu galon minuman. gua sendiri bisa istirahat dan bertambah tambun disitu. tapi gua ga mau istirahat dan bertambah tambun. gw pengen menantang dunia. sejauh apa sih dunia bisa bikin gua tertawa, menangis, dan merajuk. sejauh apa sih orang2 bisa bikin gw berubah dan jadi lebih kuat. gw sendiri gak tau jawabannya. apakah masa2 itu akan terus hilang dan melenyap dalam hidup gw. lalu gw akan menjadi stephanie, seorang gadis biasa yang tiap minggu pulang ke kampung halamannya. gw yang setiap hari memandangi komputer dan mengerjakan hal yang sama.

gak.

gw yakin Tuhan gak akan melenyapkan impian2 gw. it’s only the matter of time. apalah artinya 2 tahun utk selamanya. dan gw pun seharusnya gak berhenti berupaya. mencari kesejatian dari kesepian gw. ketika gw kehilangan sesuatu, gw pasti mendapatkan sesuatu yang lain….. pasti. misalnya aja, gw seharusnya bisa ngisi kekosongan gw dengan hal2 yang positif.

kembali ke soal perancis, buku laskar pelangi bikin orang2 jadi demam paris (setidaknya begitulah perkiraan gw). buku laskar pelangi memotivasi orang buat ngejar pendidikannya setinggi langit dan go abroad. gw sendiri sebelum ada buku itu emang pengen banget S2. walaupun bokap menentang, tapi gua menguatkan hati. kemarin gw berusaha pulang rutin, karena semenjak kakak gw nikah, bonyok gw kelihatannya seperti kehilangan 1/3 hidup mereka. gw pengen banget bisa mengisi kekosongan itu, tapi gw ga tau gimana caranya. pola pikir kita udah beda, cara pandang kita juga beda. gw selalu ga bisa memahami pikiran bokap gw yang terkungkung dalam ketakutannya sendiri. dan gua juga ga bisa memahami nyokap yang gak pernah puas sama anaknya. alhasil, bukannya kangen2an, malah jadi ribut. lantas, gua jadi berpikir, setiap anak pasti akan pergi meninggalkan orang tuanya, dan itu hukum alam. kalaupun secara fisik lo masih berada di sekita orang tua lo, tapi pikiran dan hati lo akan perlahan meninggalkan mereka. bukan karena kita kejam atau gimana… tapi itu emang siklus kehidupan. pada akhirnya kita semua akan jadi sendirian. ketika pasangan kita meninggal, dan anak2 kita mulai beranjak dewasa dan menikah. jujur aja sih sekarang gw jadi berat ninggalin keluarga gw. beda banget sama dulu ketika kakak gw belum merit, gw sama sekali gak punya hambatan. tapi, yaudahlah… gw tetep harus kuat dan berani. kalo gw terus menghalangi diri gw dengan seribu alasan, gw akan terus terkurung dalam kandang emas gw….

a friend

a friend in need is a friend indeed.

Pernah denger quotation di atas? gw pernah denger sekali, from a special friend of mine, yang bikin gw kagum banget sama kata-kata itu. kemudian lalu, gw beberapa kali juga baca quotation itu. Artinya, supposed to be sih hampir semua orang pernah denger.

me and ririn, my krezy pren from this past 5 years...

me and ririn, my krezy pren from this past 5 years...

ada banyak cara mengartikan kalimat diatas.

1. setahu gw, Tuhan itu ada di dalam citra sesama kita yang membutuhkan. enggak selalu pengemis atau kaum papa, tapi siapa aja yang bisa kita bantu. jadi, bagi gue, arti kalimat diatas adalah: “kalo lo bisa bantu orang, sebisa mungkin harus dibantu, walaupun pada akhirnya mungkin akan (sedikit) merugikan lo. tapi, namanya bantuan gak boleh pamrih dan harus ikhlas.”

2. lain buat gue, lain juga buat temen gw. temen gw ini udah punya suami dan 2 anak, dan dia lagi bermasalah sama pembantunya -yang notabene adalah pembantu yang juga ngurus dia semasa dia kecil. bukannya ga being thanksful juga, tapi gw ngerti kalo dia khawatir sama keselamatan anaknya, karena pembantunya itu udah gak fokus sama kerjaannya (maybe because she feels as a senior, her age factor, or maybe she doesn’t really need the money). tapi, cerita terakhirnya, setelah lebaran ini cuma pembantu yang satu ini yang kembali sedangkan yang satu lagi (yang lebih muda dan rajin) malah nggak balik lagi. lalu dia bilang begini sama gw, “gw jadi sadar, ternyata pada saat susah kaya gini, malah dia yang ada dan membantu gw.”

temen gw ini udah lumayan berumur, but she doesn’t stop learning about life. dengan umur lo yang udah tua, bukan berarti lo selalu bener, because everybody made mistakes.

3. A friend in need mungkin bisa diartikan sebagai “teman oportunis”, dan teman oportunis sama sekali bukan a friend indeed. tapi, ya udahlah, apapun niat di balik batu…. as long as we’re trying to help, we’ll be okay πŸ™‚

now and then

not many things happened to me lately. I am facing a steady life, even I’m trying to make it more coloured. And actually I have no idea why is it haven’t been maximized yet. sebenernya banyak hal yang bisa gw kerjain di sela-sela waktu kosong gw… something that add value to my pocket, hehehehe…. misalnya menyelesaikan story project gw yang tak kunjung selesai atau yang lainnya. lantas gw berpikir kehidupan gw yang dulu, sangat meletup-letup dan bersemangat. gw masih semangat nyari kerjaan baru, nyari beasiswa, nyari cara abroad, hahahaha… skrg sih masih nyari, tapi api-nya semakin menyurut ;p

gw sih keep strong aja sama apapun yang gw hadapi, karena gw yakin di dunia ini gak ada yang abadi. dan gw belajar gimana cara menghargai present (masa sekarang), sehingga kita gak nyesel ketika masa itu direnggut oleh waktu. kurangnya balance dalam hidup gw dimulai ketika gw punya akses internet, hehehe… karena pulang kantor gw langsung buka lappy dan chatting. padahal, sebenernya gw mesti menghemat 250 MB gw utk sebulan, tapi makin lama makin nafsu jadi over limit deh, hahahahha…

sekarang lagi ada kesempatan di kantor gw, ada lowongan kosong utk jadi trade marketing. gw semangatlah tentunya, karena posisi itu yang gw incer dari pertama masuk. walaupun ternyata kenyataannya ga seindah yang gw bayangkan. ternyata kebanyakan waktunya akan ter-occupied oleh kerjaan urus dokumen supaya projectnya goal. sebenernya peluang gw juga cukup tipis, jadi hasilnya gw pasrahkan saja sama yang Kuasa. qui sera-sera, whatever will be, will be lah. gw udah berusaha dan nyoba, hasilnya tergantung rencana Tuhan yang indah buat gw. gw tetap semangat apply Aiesec gw, karena gw yakin salah satunya pasti bisa gw jalani. kalau gw terus berusaha sampai waktunya tiba….
jadi yasudahlah, berusaha menikmati setiap detik yang ada, sambil pitnes menguruskan badan dan mencari pemilik tulang rusuk yang gw rengut, ahahahaha…

women, fashion, and the city

today I went to meet my old pal in college, partner in crime, and actually a typical friend for me. It went good until we gathered with her friend.

one of her friend is pretty, has a ‘bule’ face, but looks very arrogant. typical person with who realized that she got a great looks, so she feel that every woman will envy her. cuiiihhhh ;p

one other has a very Chinese face ( more than me, wakakaak), and also looks very arrogant. hahahahah,Β  this one is funny because she got nothing to be envy ;p (evil huh, but it’s real looohhhh)

one had the average looks among all, but in fact she was the nicest. woaaahhh, never judge a person by her face yaaaahhhh…

and they all dressed up like a diva. vest, necklace, make-up, scarf, skinny jeans, tight belt, high heels, dyed hairs, perming hair, etc. complete! but, after all, does it matter? yes, actually looks does matter. but, how far is it matter until you have to spend much more money that you earn for those things? I have been there. spending my salary to buy something that I don’t really need, just because I saw my friend does that.

but, fortunately God has saved me from those consumerism with sending me a good friend. I realized that I have a long way to go… to reach my dream, and the sky above.

to continue my life, without being tied of money, because I’ve already had it.

hahahhaa, precisely, I’ve save for it ;p

Dengan ijin Tuhan, maka semuanya akan indah pada waktunya πŸ™‚